Færðu inn athugasemd

Egaliter

Egaliter

 

Oleh : H. Mas’oed Abidin

 

Sesunguhnya hidup bermasyarakat dan bernegara dimanapun didunia ini, akan terjamin keutuhannya dan tercipta kedamaian serta kebahagiaan manakala individu sebagai anggota masyarakat atau sebagai rakyat dan warga negara benar-benar mengakui dan sama-sama berusaha menegakkan supremasi hukum, serta selalu memelihara hubungan vertical dengan Allah (hablum minallah) dan hubungan horizontal dengan saling kenal mengenal (ta’aruf) sesama manusia (hablum minan-nas).

Terjalinnya hubungan yang baik, sebagai bukti keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, akan menjamin terciptanya keamanan ditengah hidup bermasyarakat. Firman Allah menyebutkan, “Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, supaya kamu saling kenal mengenal satu sama lainnya. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal ” (QS.49, al Hujurat, ayat 13).

Keberhasilan masyarakat kita di ranah Minang Sumatera Barat dalam menata hubungan kekeluargaan selama ini sangat ditunjang oleh penerapan nilai-nilai egaliter yang kita warisi dan tampak jelas dalam hubungan kekerabatan duduk sama rendah dan tegak sama tinggi. Nilai-nilai adat kita yang bersendikan syara’ senantiasa mengutamakan pendekatan manusiawi dengan selalu memandang manusia menurut fithrah kesuciannya baik secara individu maupun kelompok masyarakat, yang disadari sesungguhnya memiliki segala kelebihan dan kekurangannnya, dengan mengakui martabat (‘izzah) dan harga diri masing-masing. Hal ini dimungkinkan karena sejak awal telah tertanam pendidikan dengan aqidah agama dan ajaran tauhid yang berbuah pada akhlak sebagai intisari dari kandungan Kitabullah.

Semua nilai-nilai itu akan selalu terpelihara baik, selama prinsip saling menghargai satu sama lain, dan saling menghormati ditengah perbedaan-perbedaan pendapat yang berkembang harus selalu dipelihara bahkan selalu ditingkatkan dalam hubungan kesaudaraan yang bersih dan ikhlas. Karena basilang kayu dalam tungku di sinan api mangko nyo hiduik. Dari sisi ini pula kita bisa mengamalkan ikatan ibadah sebagai mata rantai   penyerahan diri kepada Allah dalam arti tawakkal secara benar.

Karena itu, sangatlah susah memungkiri bahwa sebenarnya nilai budaya Adat basandi syara’ dan syara’ basandi Kitabullah di Minangkabau sejak lama telah menjadi dasar utama dalam kehidupan berdemokrasi yang tumbuh dengan subur dan berkembang ditengah masyarakat Sumatera Barat.

Dengan demikian pula, maka kedudukan pemimpin di tengah masyarakatnya hanyalah karena di dahulukan selangkah dan di tinggikan seranting. Ikatan itu bertambah kokoh dengan ikatan saling tolong menolong, Bantu membantu terutama dengan moril dan buah pikiran atau usul-usul yang berfaedah. Karena itu, sebagai pemimpin wajarlah bila harus memperbanyak lawan ba iyo dan bermusyawarah serta melipat gandakan teman berunding. Kalau tidak demikian akan terasa sempitlah dunia ini, karena kemungkinan sekali akan dipenuhi oleh sikap saling dengki mendengki, halang menghalangi penuh curiga, apalagi bila telah berkembang menjadi saling memfitnah, yang akan berakibat kebinasaan dan kehancuran bersama pula.

Sebaliknya, kita sama-sama meyakini bahwa Allah Tuhan Yang Maha Rahman akan selalu melindungi dan membukakan pintu berkah-Nya dari langit dan dari bumi selama masyarakat dan pemerintah senantiasa teguh dalam menegakkan kebenaran dan keadilan serta kejujuran dalam rangka menunaikan amanat Allah dan menjalankan kepercayaan dari rakyat banyak. Inilah inti reformasi yang di tuju dalam membangun Sumatera Barat baru abad ini.***

 

Padang, Maret 2000

Auglýsingar

Færðu inn athugasemd

Skráðu umbeðnar upplýsingar að neðan eða smelltu á smámynd til að skrá þig inn:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Breyta )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Breyta )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Breyta )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Breyta )

Tengist við %s

%d bloggurum líkar þetta: